Bagaimana Nasib Perantau Pasca Larangan Mudik Dikeluarkan Pemerintah?

Belum lama ini pemerintah mengeluarkan maklumat larangan mudik lebaran bagi perantau di kota-kota besar terutama perantau dari jawa tengah, jawa timur yang bekerja di jakarta agar tidak mudik. Hal ini bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 yang sangat mungkin virus dibawah mereka perantau ke kampung halaman masing-masing.
Bagi saya apapun langkah yang diambil pemerintah dalam menangani pandemi covid-19 dukung saja, cuma yang jadi masalah bagaimana nasib mereka yang diperantauan dilarang mudik sementara mereka disana tidak bekerja lagi akibat umumnya perusahaan tempat bekerja meliburkan karyawannya sesuai aturan PSBB (pembatasan sosial bersekala besar) dimasing-masing provinsi sudah menerapkannya?

Nasib Warga Perantau Pasca Larangan Mudik Diberlakukan Pemerintah

Kita semua tau lah yang namanya perantau itu mereka “disana” untuk bekerja, tinggal umumnya ditempat disediakan oleh perusahaan tempatnya bekerja atau lebih banyak ngontrak kos-kosan. Nah bagaimana nasibnya kalau sudah begini dimana semenjak beberap bulan lalu darurat covid-19 melanda begitu banyak perusahaan meliburkan karyawan baik inisiatif sendiri maupun terpaksa karena suatu aturan daerah. Tentunya si pekerja tidak lagi bekerja, artinya tidak lagi mendapatkan gaji. Lalu kalau tidak mendapatkan uang bagaimana mereka bisa bayar sewa tempat tinggal, bagaimana mereka bisa mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari seperti untuk makan dan sebagainya ditengah karantina wilayah terkusus ibu kota jakarta?
Kabarnya ada intensif dari pemerintah untuk para korban terdampak covid-19 namun faktanya cuma diberitakan media saja ramainya, realisasi mana pun belum nampak sama sekali jangankan untuk saya yang tinggal di desa lagi buat mereka perantau tertahan di tanah rantau saja “kabar sangat memilukan”.

foto keponakan di jakarta
foto keponakanku yang saat ini di jakarta tidak bisa mudik gegara adanya larangan pemerintah.

Kan ini semua kalau dicermati suatu situasi yang aneh, lucu penuh kerancuan dan konyol. Jutaan orang tanpa pekerjaan tanpa uang buat makan dan tempat tinggal “disana” lalu ingin pulang kampung karena setidaknya dikampung-lah mereka punya tempat berteduh punya sanak famili bisa bantu makan tapi kok ya malah ga boleh mudik tanpa dipenuhi apa yang menjadi kebutuhan hidupnya?

Mengatasi wabah covid-19 serta mencegah penyebarannya makin meluas memang perlu cara penanganan luar biasa namun seharusnya sepanik apapun penguasa, saya harap punya cara lebih bijak ketimbang larang orang untuk pulang kerumahnya dimana anak istri beserta keluarganya di kampung. Keluarga, saudara saya sendiri banyak di jakarta sampai saat ini tertahan mau pulang kampung tidak bisa karena adanya larangan ini. Sedih memikirkan semua ini, rasanya ingin melakukan apapun demi keluarga bisa pulang setidaknya disini lebih aman dari corona ketimbang di jakarta dan yang terpenting lebih aman dari bencana kelaparan di ibu kota.

Post Terkait :